Seberapa Penting Peran Orang Tua dalam Masa Pubertas

| Comment 0

Seberapa pentingkah peran orang tua dalam menyikapi masa pubertas anak? Apa saja peran yang harus dilakukan orang tua dalam menyikapi anak yang sedang dalam masa pubertas.

Pubertas merupakan masa dimana anak-anak mengalami peralihan menuju dewasa.

Biasanya pada masa pubertas ini, anak-anak lebih sering disebut sebagai remaja.

Masa pubertas ini ditandai dengan adanya perubahan pada anggota tubuh seperti tumbuhnya kumis dan jenggot serta perubahan pada payudara bagi anak perempuan.

Selain itu tanda terjadinya masa pubertas adalah menstruasi pada anak perempuan dan mimpi basah pada anak laki-laki.

Namun masa pubertas tidak hanya menyebabkan perubahan fisik tetapi juga perubahan hormon. 

Perubahan hormon ini menjadikan emosi anak menjadi tidak stabil, mudah marah, gampang tersinggung dan lain-lain.

Biasanya anak perempuan akan mengalami masa pubertas pada umur 11 sampai 15 tahun sedangkan laki-laki dari umur 12 hingga 15 tahun.

Dan juga pada masa pubertas juga anak-anak akan mengalami perubahan sikap seperti cara bicara, cara berpakaian, cara tertawa dan lain-lain.

Peran Orang Tua dalam Menyikapi Masa Pubertas

Pada masa pubertas, anak-anak cenderung memiliki rasa keingintahuan yang tinggi terutama untuk masalah seksual.

Sehingga peran orang tua dalam menyikapi pubertas ini sangat diperlukan untuk membantu anak-anak mencari jati diri agar tidak kehilangan arah.

Peran orang tua pada masa pubertas yang lain adalah menjaga anak-anak dalam melakukan hal-hal yang negatif.

Pada masa ini, cenderung muncul perasaan negatif dan timbulnya rasa untuk melepaskan diri dari aturan dan orang tua.

Sehingga rentan terjadi kenakalan remaja pada anak-anak di masa pubertas.

Oleh karena itu, peran orang tua pada masa pubertas tidak bisa terlepas, anak-anak sangat membutuhkan bimbingan dan arahan dari orang tua.

Berikut ini beberapa peran orang tua dalam menyikapi masa pubertas yang perlu diketahui:

  • Sebagai sumber informasi

Seperti yang diketahui, anak-anak pada masa pubertas memiliki rasa keingintahuan yang besar.

Orang tua memiliki kewajiban untuk menjadi sumber informasi bagi semua rasa ingin tahu anak.

Berikan penjelasan yang detail apabila anak terlihat mulai penasaran akan sesuatu hal.

Jelaskan mengenai baik dan salah serta jelaskan apa saja yang sedang mereka alami.

Misalkan memberikan pembalut dan menjelaskan kegunaanya pada remaja wanita.

Orang tua juga dapat memberikan pendidikan mengenai seks dan bahaya yang mungkin terjadi jika melakukan hubungan seks bebas.

Apabila anak terlihat puas dengan jawaban yang orang tua berikan, kemungkinan besar anak menjadikan jawaban itu sebagai sumber rujukan untuk di masa depan.

  • Sebagai teman

Orang tua sebaiknya mencoba membangun kedekatan dengan anak di masa pubertas ini.

Sehingga masa pubertas dan gejolak emosi dan segala perubahan fisik yang mereka alami akan terasa mudah.

Sebaiknya orang tua lebih banyak mendengarkan cerita anak, membuat mereka nyaman dan hindari terlalu banyak mengkritik anak-anak.

Ini dapat membuat anak semakin emosional karena pada masa pubertas cenderung mudah tersinggung dan tidak sabar.

Sebagai orang tua, wajib untuk mendampingi dan mendidik anak di masa pubertas dengan cara yang membuat anak nyaman.

Anak di masa pubertas sangat membutuhkan dukungan dan dampingan yang cukup dari orang tua.

Agar anak bisa menjadi lebih terbuka dan mendapatkan dukungan untuk melewati fase sebelum dewasa ini dengan baik tanpa rasa khawatir.

Ini juga dapat meningkatkan kedekatan antara orang tua dan anak.

Seiring dengan masa pubertas anak, maka prestasi belajarpun mengalami kendala baik di sekolah dan terutama dirumah. Oleh sebab itu, hadir nya guru les private ke rumah merupakan solusi terbaik agar anak tetap berprestasi dan meraih mimpi di masa depan. Informasi Guru Les Privat yang cocok untuk anak Anda bisa cek di sini : Cari Guru Les Private

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Tim Gurulesprivate ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda. Tanya kami apa saja!